| Penulis | Muhammad Fikhar Azqeel Kusuma, Wahid Abdulrahman, Jihan Marsya Azahra, Kushandajani |
| Ukuran | 14 x 21 cm |
| Jumlah Halaman | xxxviii + 178 halaman |
| ISBN | - |
Adalah Amelia Anggraini, Anggota DPR-RI periode 2024–2029 dari Partai NasDem. Pada Pemilu 2024, dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah VII, ia mendapat perolehan suara sebanyak 131.481. Sebuah fakta optimistis di tengah masih rendahnya keterwakilan perempuan dalam perpolitikan Indonesia, meskipun kebijakan kuota 30 persen telah diterapkan.
Kemenangan politik tersebut bukan sekadar ditentukan faktor popularitas, melainkan buah dari strategi teknokratis yang terukur, inklusif, dan sistematis. Kemenangan politik perempuan menuntut pemahaman kompleks atas hambatan berlapis yang mereka hadapi. Hambatan interseksionalitas yang senyatanya dapat dilampaui oleh politisi kelahiran Bengkulu itu.
Melalui pendekatan studi kasus yang mendalam, buku Politik Teknokratis: Kemenangan Melampaui Interseksionalitas dalam Pemilu membedah strategi pemenangan calon anggota legislatif (caleg perempuan menggunakan kerangka interseksionalitas, teori mobilisasi sumber daya, dan teori efek kandidat.
Penulis menyuguhkan sintetis dari fakta empirisnya di lapangan serta ketajaman analisis akademiknya dalam membedah hambatan interseksionalitas yang dihadapi oleh aktor-aktor politik di Indonesia.
Dengan latar belakang organisasi yang kuat, pengalaman yang memadai, serta kepekaan terhadap isu kesetaraan gender dan demokrasi, Penulis berkontribusi dalam kajian politik Indonesia, khususnya perjuangan representasi yang lebih inklusif dan demokratis.
Copyright © Pandiva | All rights reserved. Website by JMW